KATA – KATA BIJAK OBAT HATI

Sepenggal Kata kata bijak Obat hati semoga bisa menjadi penenang hati dan jiwa kita.

Kata kata bijak Kisah satu.

Kata kata bijak Ibrahim ibn Adham
Suatu ketika Ibrahim ibn Adham melihat seorang lelaki sedang dirundung kesedihan.
Maka ia berkata pada lelaki itu,” Wahai lelaki, aku ingin bertanya kepadamu tiga perkara, tolong jawablah! ” Lelaki itu menjawab, ” Baiklah.”
Ibrahim berkata, ” Apakah di dunia ini terjadi sesuatu yang tidak di kehendaki Allah?”
Lelaki itu menjawab,” Tentu tidak.”
Ibrahim bertanya,” Apakah rizki mu yang sudah ditentukan Allah berkurang?”
Lelaki itu menjawab,” Tentu tidak “.
Ibrahim bertanya, ” Apakah ajalmu yang sudah ditetapkan Allah di dunia ini berkurang walau sejenak? “.
Lelaki itu menjawab,” Tentu tidak”.
Maka Ibrahim menukas,” Kalau demikian apa yang membuatmu bersedih?”.

Kata kata bijak kisah kedua.

Seorang bijak ditanya,” Hal hal apakah yang paling baik bagi seseorang?”
Si bijak menjawab,” Akal ( nalar ) yang karenanya ia hidup”
Ia ditanya lagi,” Bila orang itu tidak punya akal?”.
Si bijak menjawwb, ” Para saudara yang menutupi aibnya”.
Ia ditanya,” Bila tidak ada ?”.
Si bijak menjawab,” Harta benda yang membuat senang orang lain”.
Ia ditanya,” Bila tidak ada? “.
Si bijak menjawab,” Adab kesopanan yang ia berhias diri dengannya”.
Ia ditanya,” Bila tidak ada?”.
Si bijak menjawab, ” Diam yang akan menyelamatkannya”.
Ia ditanya,” Bila tidak ada?”
Si bijak menjawab,” Kematian yang akan membuat tenang orang lain dan seluruh negeri”.

Kata kata bijak kisah tiga

Seorang wanita ditanya tentang alat – alat kecantikannya. Wanita itu menjawab,
” Aku menggunakan kejujuran untu menghias kedua bibirku,
Al Qur’an untuk menghias suaraku.
Kasih sayang dan welas asih untuk menghias kedua mataku,
Perbuatan baik untuk menghias kedua tanganku,
Sikap istiqomah untuk menghias postur tubuhku.
Dan ikhlas pada Allah untuk menghias hatiku”.

Demikian Kata – kata bijak Obat hati kali ini.
Semoga bermanfaat bagi semua.

peluang usaha

Sumber:
101 Kisah Teladan
Karya:
Muhammad Amin al Jundi.